Data

Data merupakan komponen utama dari sistem informasi karena semua informasi untuk pengambilan keputusan berasal dari data. Pengelolaan data yang buruk dapat mengakibatkan tidak tersedianya data penting yang akan digunakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan. Data yang buruk apabila diproses maka akan menghasilkan informasi yang buruk, sehingga dapat menyebabkan kesalahan dalam pengambilan keputusan.

Menurut Scott (1994), Data adalah fakta-fakta, pemikiran, atau pendapat yang tidak atau belum memiliki arti kegunaan[1]. Menurut Davis (1984), Data didefinisikan sebagai kelompok teratur simbol-simbol yang mewakili kuantitas, tindakan, benda, dan sebagainya[2]. Menurut Kusrini (2007), Data merupakan representasi dari fakta atau gambaran mengenai suatu objek atau kejadian[3]. Data merupakan bentuk jamak dari istilah datum. Datum merupakan satu buah fakta atau rincian peristiwa. Dapat disimpulkan bahwa Data adalah representasi dari fakta-fakta atau rincian peristiwa yang sifatnya masih mentah, belum diolah, belum memiliki arti dan manfaat. Data dapat berupa angka, karakter, simbol, gambar, atau suara.

Informasi

Menurut Fatta (2007), Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang[4]. Menurut Kusrini (2007), Informasi merupakan hasil olahan data, dimana data tersebut sudah diproses dan diinterpretasikan menjadi sesuatu yang bermakna untuk pengambilan keputusan[3]. Dapat disimpulkan bahwa Informasi adalah kumpulan data telah diolah sedemikian rupa, sehingga menghasilkan sesuatu yang bermakna dan dapat memberikan manfaat bagi kalangan tertentu ataupun bagi semua orang untuk pengambilan keputusan. Proses pengolahan data menjadi informasi bisa dilakukan dengan suatu sistem komputer. Suatu sistem yang mengolah data menjadi sebuah informasi disebut sistem informasi.

Sebagai contoh, Pak Ahmad adalah pemilik pabrik susu kedelai. Pak Ahmad memiliki toko disamping rumahnya untuk menjual susu kedelai hasil dari pabriknya. Selain itu, Pak Ahmad juga mendistribusikan produknya ke 5 toko cabangnya. Setiap akhir bulan, Pak Ahmad mendapat laporan data dari setiap toko cabang tersebut. Salah satu laporan yang diterima Pak Ahmad adalah data penjualan susu kedelai dari masing-masing cabang. Setelah data tersebut diolah, maka Pak Ahmad mendapatkan beberapa informasi yang bisa digunakan untuk pengambilan keputusan strategi penjualan untuk bulan depan. Misalnya, Pak Ahmad dapat mengetahui toko cabang mana yang paling cepat menghabiskan stoknya, sehingga diambil keputusan untuk menambah jumlah distribusi produk terhadap toko cabang tersebut. Dengan informasi yang didapatkan, Pak Ahmad kemudian membandingkan pendapatan bulan ini dengan bulan-bulan sebelumnya, ternyata didapati bahwa pendapatan bulan ini menurun dibanding bulan lalu, dan jika dilihat lebih jauh ternyata pendapat selama 3 bulan terakhir selalu menurun. Maka Pak Ahmad kemudian mengambil sebuah keputusan untuk meningkatkan pendapatan di bulan selanjutnya.

Sistem

Pengertian sistem menurut Mulyadi (2008) adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu[5]. Menurut Kusrini (2007), Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berkaitan yang bertanggung jawab memproses masukan (input) sehingga menghasilkan keluaran (output)[3]. Menurut Turban (2005), Sistem adalah kumpulan objek seperti orang, sumber daya, konsep, dan prosedur yang dimaksudkan untuk melakukan fungsi yang dapat diidentifikasi atau untuk memenuhi tujuan[6]. Dapat disimpulkan bahwa sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan satu dengan lainnya yang berproses untuk meraih tujuan yang sama. Maksud dari berproses adalah adanya input yang akan diproses untuk menghasilkan output.

Sebagai gambaran, kita sering mendengar tentang sistem pencernaan. Sistem pencernaan adalah sistem yang ada pada tubuh manusia yang bertujuan untuk memproses makanan yang masuk (input) dan mengubahnya menjadi energi (tujuan) dan membuang sisa-sisa hasil pemrosesan dari tubuh (output).

Sistem Informasi

Menurut Kusrini (2007), Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan merupakan kegiatan strategi dari suatu organisasi, serta menyediakan laporan-laporan yang diperlukan oleh pihak luar[3]. Menurut Hall (2007), Sistem Informasi adalah sebuah rangkaian prosedur normal dimana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan kepada para pengguna[7]. Menurut Sutono (2007), Sistem Informasi adalah suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa[8]. Dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi berbasis komputer yang memproses data menjadi informasi dan didistribusikan kepada para pengguna serta menyediakan laporan-laporan yang diperlukan.

Berdasarkan dukungan kepada pemakainya, sistem informasi dibagi menjadi[3]:

  1. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System)
  2. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System)
  3. Sistem Otomasi Perkantoran (Office Automation System)
  4. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System)
  5. Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System)
  6. Sistem Pendukung Kelompok (Group Support System)
  7. Sistem Pendukung Cerdas (Intelligent Support System)

Daftar Pustaka :
[1] Scott, George M. (1994). Prinsip-prinsip Sistem Informasi Manajemen. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
[2] Davis, Gordon B. (1984). Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen. Jakarta : PT. Pustaka Binaman Pressindo.
[3] Kusrini. (2007). Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta : CV. Andi Offset.
[4] Fatta, Hanif Al. (2007). Strategi Perancangan dan Pengelolaan Basis Data. Yogyakarta : CV. Andi Offset.
[5] Mulyadi. (2008). Sistem Akuntansi. Jakarta : Salemba Empat.
[6] Turban, E., dkk (2005). Decision Support Systems and Intelligent Systems. United State : Prentice Hall.
[7] Hall, James A. (2007). Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta : Salemba Empat.
[8] Sutono, Djoko. 2007. Sistem Informasi Manajemen. BPKP, Bogor.